KEDATANGAN TUHAN YESUS KALI KE 2
Ternyata masih cukup banyak orang yang skeptis saat mendengat mengenai Akhir Zaman, terbukti dari sikap mereka yang menutup telinga saat mendengar mengenai Akhir Zaman. Pada artikel sebelumnya kita telah melihat 3 perumpamaan zaman yang Tuhan Yesus ibaratkan saat kedatanganNya nanti yang kedua, dan semuanya sedang menuju penggenapannya.
Sebuah nubuatan penting mengenai apa yang akan terjadi di masa depan telah diberitakan di lereng sebuah bukit di luar Yerusalem 2000 tahun yang lalu. Sekumpulan orang-orang yang haus kebenaran berkumpul di sekitar Guru mereka, Yesus dari Nazaret. Pertanyaan mereka mendorong Yesus untuk memberikan jawaban mengenai hal-hal yang akan terjadi ratusan tahun kemudian, tepatnya di kehidupan Anda dan saya. Yesus memberitahukan tanda-tanda yang menandai saat digenapinya nubuatan itu.
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” ~Matius 24:3
Perhatikan, bahwa murid-murid bertanya mengenai 3 hal dalam ayat di atas, yaitu;
1. Bilamanakah itu akan terjadi (konteksnya ayat 1-2 mengenai kehancuran bait suci ke-2 di Yerusalem)
2. Apakah tanda kedatangan-Mu (parousia)
Tanda kesudahan dunia
Beginilah jawaban Tuhan Yesus
TANDA KEDATANGAN TUHAN (parousia)
Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. ~Matius 24:4-5
Mesias Palsu begentayangan dimana-mana. Semua pemimpin mau menyatakan dirinya menjadi seperti juru selamat dengan membawa kharisma pribadi tetapi mereka sendiri menolak juru selamat yang agung yaitu Kritus Tuhan.
Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. ~Matius 24: 6-7a
Buktinya:
Deru Perang di belahan dunia Timur Tengah yang tak kunjung padam serta beberapa yang sangat signifikan terjadi di benua Afrika.
Deru Perang di dalam negara. PBB mencatat 70% setiap negara menghadapi pemberontakan dalam negeri.
Akan ada kelaparan
Kelaparan. WHO mencatat; di bumi ini 1/3 orang cukup makan, 1/3 kurang makan, dan 1/3 lagi kelaparan.
Gempa bumi di berbagai tempat. ~ Matius 24:7b. Badan BMKG Dunia mengatakan setia hari paling sedikit telah terjadi 5 kali gempa di berbagai tempat di bumi dengan kekuatan yang cukup signifikan.
Tuhan Yesus menegaskan bahwa semua tanda-tanda di atas merupakan permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan (pra-aniaya) menjelang zaman baru.
Tuhan Yesus melanjutkan
24:9 Pada waktu itu (merujuk pada masa pra aniaya yang Tuhan Yesus maksud) kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
Penyiksaan terhadap komunitas kristen telah meningkat tajam dalam 10 tahun terakhir ini.
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
Buktinya: Sudah begitu banyak gereja yang dijual karena terjadi penurunan jemaat yang begitu besar, khususnya negara-negara barat.
gereja di jual
Nabi Palsu
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Buktinya: Di akhir zaman ini, semakin banyak pengajaran yang muncul. Bahkan, tak sedikit yang berani mengekspose nama-nama hamba Tuhan yang dianggap sebagai nabi palsu modern. Anda bisa mencari data-datanya di internet.
Kasih menjadi Dingin
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Buktinya: Saat ini jumlah bangsa yang telah mendapat pemberitaan Injil mencapai jumlah tertinggi dalam sejarah – jika bukan langsung dari para misionaris, mereka mendengar lewat radio, TV, film, alat telekomunikasi, dan internet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar