Sabtu, 07 November 2020

Emosi dan Perasaan (Ibadah Raya II, Shekinah Glory Sorong)


Ringkasan khotbah Ps. Willem R. Latuny, pada ibadah raya sesi ke 2, Minggu 1 November 2020, jam 10:00 wit.

EMOSI dan PERASAAN

Dalam proses pertumbuhan menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, kita selalu dihanyutkan dengan dominasi perasaan dan emosi. Padahal Tuhan mau kita berjalan dan bertumbuh dalam Roh dan kebenaran.

Bukan berarti kita mengabaikan perasaan dan emosi, tetapi kita harus mengendalikan perasaan dan emosi kita dibawah kendali manusia roh, supaya keinginan Kristuslah yang nampak dalam kehidupan kita, dan pertumbuhan rohani kita menjadi sehat.

Bacaan Matius 8:18-22 (TB)  
Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang. 
Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."
---•°● 🛐

Emosi
Seorang ahli Taurat adalah orang terpelajar, yang sudah teruji melalui dedikasinya sebagai seorang 'penulis salinan Taurat', terpandang dan cukup memiliki kekayaan materi. Emosinya bergejolak ketika melihat Yesus mengajar dengan cara yang berbeda, penuh kuasa dan berhikmat. 
Kehadirannya dan melihat cara YESUS berkhotbah dengan hikmat dan pengetahuan yang luar biasa, mendorongnya untuk memutuskan untuk mengikuti dan menjadi murid YESUS. 
Namun ketika YESUS menyatakan bahwa resiko mengikuti DIA adalah "siap tidak terkenal, dan hidup dengan cara sangat sederhana", sang ahli Taurat menjadi kendur dan mundur. Hal ini karena dia terjebak dalam emosi sesaat. 
Padahal terlihat jelas bahwa ahli Taurat-lah yang mau mengikuti YESUS, bukan YESUS yang memanggilnya (ayat 19..).

Saudara, kalau kita memutuskan untuk mengikuti YESUS dan mempersembahkan hidup untuk melayani pekerjaanNYA, pastikan itu karena dorongan Roh Kudus bukan karena emosi sesaat, sehingga kita tidak kecewa ditengah jalan dan terhilang.

Ingat, jangan emosi..☝

Perasaan
Kemudian dikatakan ada seorang murid Yesus (yang bukan dari kelompok 12 rasul), menyatakan tekatnya untuk mengikuti YESUS secara fulltime.
Namun perasaannya diliputi tawaran untuk menghadiri pemakaman orangtuanya.
YESUS mengetahui bahwa yang menjadi pikirannya bukan kedukaannya tetapi dia akan kehilangan warisan jika tidak hadiri pemakaman orangtuanya (seperti dalam kebiasaan adat Yahudi).

Saudara, berbeda dengan ahli Taurat, kali ini Tuhan yang memanggilnya (ayat 22:.., ikutlah Aku..). Namun perasaanya bermain dengan situasi kedukaan yang dialaminya membuat dia tawar-menawar dengan Tuhan.
Keoutusan mengikuti Tuhan tidak boleh dikuasai juga oleh perasaan. Perasaan selalu terjebak dengan apa yang ditangkap dengan panca indra, sementara panggilan Tuhan - sinyalnya hanya ditangkap dengan perangkat manusia rohani kita.

Ingat, jangan pakai emosi, jangan juga memakai perasaan kalau mau mengikuti YESUS.

Tuhan YESUS memberkati kita semua🙏.
--‐---------‐-

Materi lengkap dapat dilihat dalam rekaman (Youtube) Ibadah Raya ke 2, diatas.

Kamis, 10 Agustus 2017

RENCANA TUHAN TETAP BERJALAN

Rencana Tuhan Tetap Berjalan

Yeremia 29:11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Inilah hal penting yang membedakan orang Kristen dengan yang bukan Kristen, karena kita hidup bukan karena takdir. Pemahaman takdir pasti akan membawa kita kepada fatalisme, yaitu tidak akan ada perubahan bagi seseorang bilamana sesuatu menimpa jalan hidupnya. Tetapi kita, karena Tuhan mau rencanaNya terealisasi dalam kehidupan kita, maka 'pelacur dari Samaria bisa berubah jalan hidupnya kala bertemu dan percaya kepada Tuhan Yesus'.
Tetapi ingat, rencana Tuhan.., bukan rencana kita. Sebab rencana kita sifatnya hanya sementara tidak akan membawa kita kepada kehidupan kekal.

Satu hal yang pasti bahwa Allah merancang kehidupan dengan rancangan damai sejahtera bukan saja di bumi tetapi sejahtera kita sampai kepada kekekalan.
Kadangkala kita terlalu fokus kepada masalah yang kita hadapi dan membuat mata hati dan pikiran kita menjadi tertutup untuk melihat jalan Tuhan. Sementara setiap masalah yang terjadi dalam hidup kita, bagi Tuhan, itu adalah jalan 'untuk belajar berharap teguh' kepada Tuhan, itu hanya suatu proses yang harus kita lewati karena fokus Tuhan kepada kita adalah; Dia ingin melihat hasil akhir.

Oleh karena itu penting untuk kita menyadari tiga hal ini, supaya kita terjaga dan tetap berjalan dalam 'rel' rencana Tuhan yang indah.

1. Kita harus sadar bahwa kita ada dalam rencana Tuhan yang besar.

Mazmur 92:5, Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
Pikirkanlah hal ini, Tuhan membuat rancangan yang besar di dalam jagad raya oleh karena kita. Besar dan dalamnya rancangan Tuhan di alam semesta ini diperhadapkan kepada kita dan Dia mau kita terlibat didalamnya.
Bagaimana kita bisa terlibat? Sangat sederhana; dedikasikanlah dirimu untuk tunduk dalam setiap rencana Tuhan.
Apa saja pekerjaan Tuhan yang besar ini? Menciptakan ponsel tercanggih? Apakah proyek ruang angkasa? Atau menaklukan planet? Atau  bersiap menghadapi serbuan para elian? Ingatlah prestasi manusia yang mendaratkan pesawat Apolo 11 (pesawat ruang angkasa)ke bulan, dunia tercengang, tapi Tuhan tidak. Tetapi waktu manusia berdosa, Tuhan tercengang dan manusia biasa-biasa saja.
Oleh karena itu maksud Tuhan dalam pekerjaan besar adalah, menyelamatkan setiap manusia dari dosa dan membawa setiap manusia yang menerima keselamatan itu hidup dalam damai sejahtera dari bumi sampai ke Sorga.

2.  Kita harus sadar, kita bukan pembuat rancangan hidup.
Yesaya 55:8-9, Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. 

Kesadaran yang ke dua adalah, kita harus ingat bahwa saat kita membangun rencana hidup diluar Tuhan (tanpa percaya dan libatkan Tuhan) itu artinya kita memilih masa depan yang fana dan kita menjadi berlawanan dengan jalan Tuhan. Artinya apa? Artinya kita melawan Tuhan.
Rancangan manusia hanya setinggi alam semesta, tetapi tancangan Tuhan menjadikan alam semesta adalah bagian yang terkecil dan fana di bawah kekekalan.

3. Kesadaran untuk menerima rancangan Tuhan dibutuhkan 'ketaatan'.
Roma 9:6-8, Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: "Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu."
Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.

Tuhan telah menyatakan diri kepada Abraham dan mau merancangkan kehidupan masa depan (sampai anak-cucu) yang sejahtera bagi dia dan keturunanya. Untuk menjawab panggilan Tuhan itu Abaraham tidak membutuhkan sekolah yang tinggi, juga tidak dibutuhkan talenta yang memukau, tetapi hanya dengan "kesadaran taat', janji Tuhan terpenuhi dan terbukti kepada keturunanya bahkan sampai keturunan rohaninya (kita semua)

Ayub pada masa setelah ia melewati proses Tuhan yang dasyat memberikan pesan Tuhan kepada kita; "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal (Ayub 42:2)

Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita semua, amin..!

Jumat, 21 Juli 2017

KELUARGA. PART II

KELUARGA, PERJANJIAN JEKAL

Keluarga adalah institusi yang di bentuk Tuhan. Inisiatif untuk membetuk keluarga dikarenakan Allah melihat dan peduli akan kebutuhan Adam.
Kejadian 2:18, TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Allah melihat bahwa kesendirian bagi Adam itu tidak baik. Oleh karena itu Hawa diciptakan untuk menjadi penolong bagi Adam. Jadi Hawa adalah kesempurnaan bagi Adam untuk memenuhi keterbatasan Adam.
Kata 'tidak baik manusia itu seorang diri' mengacu kepada kerinduan Allah untuk melihat;
A. Adam yang berbahagia
B. Adam yang dikuatkan
C. Adam yang menyembah dalam keluarga (persekutuan). (Lihat topik 4 Juni 2017, Pengantin itu adalah Gereja).

Bahwa keluarga adalah bentukan Tuhan, maka dimana ada pekerjaan Tuhan yang membangun, di areal itu juga iblis akan mencoba merusaknya. Oleh karena itu belajar mengenal ciri khas cara masuk iblis dalam areal rencana Allah di dalam manusia, akan membuat kita semakin berjaga dan tidak memandang remeh.
Kejadian 3:1-3,
1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
2) Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
3) tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."
4) Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,
5) tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."
I. Komunikai. Iblis mengiring Hawa untuk melayani percakapan
II. Melihat. Iblis mengiring Hawa untuk melihat buah itu menggiurkan.
III. Pikiran. Iblis mengiring Hawa untuk berpikir bukan taat perintah Allah.
IV. Keinginan. Iblis mengiring Hawa untuk mengetahui apa itu berkuasa, menjadi seperti Allah.

Marilah kita menyadari bahwa keluarga adalah inisitif Tuhan. Segala yang dilakukan Tuhan pasti ada maksud dan manfaat. Allah rindu setiap keluarga dalam persekutuan menyembah Dia. Melalui penyembahan keluarga, Allah mau mengajarkan pola dan cara hidup didalam kekekalan.
Firman Tuhan berkata:
2 Samuel 23:5. Bukankah seperti itu keluargaku di hadapan Allah? Sebab Ia menegakkan bagiku suatu perjanjian kekal, teratur dalam segala-galanya dan terjamin. Sebab segala keselamatanku dan segala kesukaanku bukankah Dia yang menumbuhkannya?
Gambaran kekekalanpun Allah gambarkan melalui institusi inisiatifnya yaitu KELUARGA.

Oleh karena itu, sebagai orang percaya, kita harus memahami tujuan dan arti berkeluarga sesuai prinsip Allah.
Hal-hal yang perlu dihindari dalam membangun keluarga adalah;
1. Pusat rekreasi bukan hal yang serius.
Yaitu menikmati disaat membutuhkan saja, kalau tidak dibutuhkan keluarga itu dijaga demi status sosial.
2. Hanya permainan orang dewasa bukan karena kebutuhan.
Menikah karena sudah dewasa, sehingga rumah tanggah dilakoni seperti bermain sendiwara.
3. Menguntungkan bukan karena Perjanjian.
Membangun keluarga demi keuntungan hidup, bukan atas komitmen.

Ingat, keluarga adalah perjanjian kekal makanya tidak ada perceraian. Jika hari-hari ini saudara sedang mengalami permasalahan keluarga yang besar, ingat perceraian bukan jalan keluar, tetapi BERTOBAT itulah jalan keluar.

Matius 19:6
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Tuhan berkati..!

Kamis, 15 Juni 2017

PENGANTIN PEREMPUAN ITU NAMANYA GEREJA

Pengantin adalah pasangan laki-laki dan perempuan dewasa yang berjanji untuk membentuk keluarga.
Dalam konteks iman dan percaya kita, marilah kita belajar tentang kerinduan Allah yang ingin melihat kesempurnaan Kristus melalui gereja-Nya.
Supaya kita mengerti bagaimana Gereja dapat mencapai puncak kehendak Allah di bumi, kita harus belajar dari kehadiran Hawa.

● Dalam Kejadian 2:18-23
18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
19 ..., 20 ..., 21 ...,
22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
Perempuan itu disebut Hawa.
● Dalam Efesus 5:32 Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.
Perempuan itu  disebut Gereja.
● Dalam Wahyu 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
Perempuan itu disebut Pengantin.

Jadi perempuan dalam Kejadian pasal 2 adalah 'lambang dari Gereja', sedangkan perempuan dalam Efesus 5 adalah suatu realita tentang gereja Tuhan. Oleh karena itu kita dapat suatu pengertian tentang maksud dan tujuan Allah yaitu penciptaan Adam adalah lambang dari pada Kristus (1 Korintus 15:45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan),  dan penciptaan Hawa adalah lambang dari Gereja.

Sekarang mari kita lihat urutan rencana Allah yang indah bagi Gereja-Nya.
■ Pertama ■
Kejadian 2:18, TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Kata 'tidak baik' dalam kalimat diatas menunjukan bahwa visi Allah didepan adalah Kristus yang tidak sendirian, karena Allah ingin mendapatkan Kristus yang sempurna dan Gereja yang penuh dengan kemuliaan Allah.
Allah ingin mendapatkan Kristus dan Gereja sesuai dengan keinginan Allah, yaitu;
-  Kristus yang menang dan Gereja yang menang
-  Kristus yang mengalahkan iblis dan Gereja yang menggulingkan pekerjaan iblis
-  Allah ingin memiliki Kristus yang berkuasa dan memerintah bersama Gereja-Nya.
■ Kedua ■
Kejadian 2:18, TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Bagaimana proses Gereja lahir?
- Adam dibuat tertidur. Kata tertidur di tulis dalam bahasa Ibrani: Tar Day Mau yang berarti diistirahatkan, atau semacam mati suri.
- Dari Adam diambilah material pembuat Hawa.
- Kristus perlu diistirahatkan dalam pengorbanan di kayu salib, lambung tertusuk lalu keluarlah darah dan air.
- Dari kematian Kristus maka ada sesuatu yang diambil Allah untuk diberikan kepada Gereja, yaitu 'hayat', kehidupan baru.
- Allah telah membangunkan Gereja dari kematian Kristus.
Hawa diambil dari tulang rusuk Adam supaya dekat dihati, Kristus tertusuk lambung dekat dihati supaya dapat menywlurkan kasih yang sempurna.
■ Ketiga ■
Kejadian 2: 21), Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. 22) Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
-  Yang diciptakan dari tanah (binatang di laut, darat dan yang terbang diudara) bukan jodoh Adam. Jodoh Adam adalah yang bersal dari Adam.
-  Demikian juga Gereja berasal dari Kristus, yang bukan berasal dari Kristus itu bukan Gereja.
Disinilah kita harus mengerti mengapa kita harus bergantung kepada Kristus, karena kita berasal dari Kristus. Gereja yang tidak bergantung kepada Kristus, itu bukan Gereja melainkan hanya perkumpulan pemujaan. Diluar Kristus kita tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan diluar Kristus kita terkutuk (Yeremia 17:5, Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!).

Jadi apakah Gereja itu?
Gereja adalah bagian yang diambil dari Kristus. Dari Adam dibuatlah Hawa, dari Kristus lahirlah Gereja.
Sangat luar biasa bahwa Alkitab menyebut nama perempuan itu sebagai Hawa dalam pernikahannya dengan Adam. Alkitab juga telah memakai 'pernikahan' sebagai sebuah lambang. Beberapa pernikahan yang tertulis dalam Alkitab diartikan sbb:
-  Ribka - Ishak: Lambang Gereja yang diserahkan bagi Kristus.
-  Asnat - Yusuf: Lambang Gereja dipilih dari dunia untuk Kristus.
-  Zipora - Musa: Lambang Gereja dipimpin di padang gurun.
-  Rut - Boas: Lambang Gereja ditebus oleh Kristus.

Jadi Hawa adalah lambang dari Gereja yang muncul pertama kali di bumi dalam rencana agung. Oleh karena itu Rasul Paulus dalam tuntunan Roh Kudus menulis dengan sangat indah dalam Efesus 5:32;  Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

#040617by:nolat

Jumat, 07 April 2017

KEDATANGAN TUHAN YESUS KE 2


KEDATANGAN TUHAN YESUS KALI KE 2

Ternyata masih cukup banyak orang yang skeptis saat mendengat mengenai Akhir Zaman, terbukti dari sikap mereka yang menutup telinga saat mendengar mengenai Akhir Zaman. Pada artikel sebelumnya kita telah melihat 3 perumpamaan zaman yang Tuhan Yesus ibaratkan saat kedatanganNya nanti yang kedua, dan semuanya sedang menuju penggenapannya.
Sebuah nubuatan penting mengenai apa yang akan terjadi di masa depan telah diberitakan di lereng sebuah bukit di luar Yerusalem 2000 tahun yang lalu. Sekumpulan orang-orang yang haus kebenaran berkumpul di sekitar Guru mereka, Yesus dari Nazaret.  Pertanyaan mereka mendorong Yesus untuk memberikan jawaban mengenai hal-hal yang akan terjadi ratusan tahun kemudian, tepatnya di kehidupan Anda dan saya. Yesus memberitahukan tanda-tanda yang menandai saat digenapinya nubuatan itu.
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” ~Matius 24:3
Perhatikan, bahwa murid-murid bertanya mengenai 3 hal dalam ayat di atas, yaitu;
1. Bilamanakah itu akan terjadi (konteksnya ayat 1-2 mengenai kehancuran bait suci ke-2 di Yerusalem)
2. Apakah tanda kedatangan-Mu (parousia)
Tanda kesudahan dunia

Beginilah jawaban Tuhan Yesus
TANDA KEDATANGAN TUHAN (parousia)
Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. ~Matius 24:4-5
Mesias Palsu begentayangan dimana-mana. Semua pemimpin mau menyatakan dirinya menjadi seperti juru selamat dengan membawa kharisma pribadi tetapi mereka sendiri menolak juru selamat yang agung yaitu Kritus Tuhan.

Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. ~Matius 24: 6-7a
Buktinya:
Deru Perang di belahan dunia Timur Tengah yang tak kunjung padam serta beberapa yang sangat signifikan terjadi di benua Afrika.
Deru Perang di dalam negara. PBB mencatat 70% setiap negara menghadapi pemberontakan dalam negeri.

Akan ada kelaparan
Kelaparan. WHO mencatat; di bumi ini 1/3 orang cukup makan, 1/3 kurang makan, dan 1/3 lagi kelaparan.

Gempa bumi di berbagai tempat. ~ Matius 24:7b. Badan BMKG Dunia mengatakan setia hari paling sedikit telah terjadi 5 kali gempa di berbagai tempat di bumi dengan kekuatan yang cukup signifikan.

Tuhan Yesus menegaskan bahwa semua tanda-tanda di atas merupakan permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan (pra-aniaya) menjelang zaman baru.

Tuhan Yesus melanjutkan
24:9 Pada waktu itu (merujuk pada masa pra aniaya yang Tuhan Yesus maksud) kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
Penyiksaan terhadap komunitas kristen telah meningkat tajam dalam 10 tahun terakhir ini.
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
Buktinya: Sudah begitu banyak gereja yang dijual karena terjadi penurunan jemaat yang begitu besar, khususnya negara-negara barat.
gereja di jual

Nabi Palsu
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Buktinya: Di akhir zaman ini, semakin banyak pengajaran yang muncul. Bahkan, tak sedikit yang berani mengekspose nama-nama hamba Tuhan yang dianggap sebagai nabi palsu modern. Anda bisa mencari data-datanya di internet.

Kasih menjadi Dingin
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang menjadi dingin.

24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Buktinya: Saat ini jumlah bangsa yang telah mendapat pemberitaan Injil mencapai jumlah tertinggi dalam sejarah – jika bukan langsung dari para misionaris, mereka mendengar lewat radio, TV, film, alat telekomunikasi, dan internet.

Kamis, 09 Maret 2017

DIPANGGIL MENJADI IMAM

1 Petrus 2:9-10
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Surat Rasul Petrus kepada jemaat Perjanjian Baru ini adalah penegasan tentang keistimewaan Gereja, yang mana keistimewahaan predikat  ini adalah milik umat Israel dalam Perjanjian Lama . Tak dapat dipungkiri bahwa Alkitab menjelaskan tentang Israel pada awalnya adalah bangsa yang spesial oleh karena perjanjian-Nya yang Allah lakukan sendiri dengan Abraham kemudian diteruskan oleh keturunan Abraham sampai kepada janji Tuhan  bagi Daud melalui Isai, ayahnya; Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah (Yes 11:1), yang artinya Kristus akan muncul untuk membangun suatu umat Israel yang baru, yang tidak berdasarkan suku, bangsa dan ras, tetapi umat yang dibangun berdasarkan kasih karunia Allah untuk masuk kepada kerajaan kekal.

Oleh karena itu Rasul Petrus memulai dengan perkataan yang menunjuk kepada Gereja Tuhan;
1. Tetapi kamulah....
Ya, kamulah, seakan jari telunjuk Tuhan sedang menunjuk kepada kita semua, yang oleh kasih karunia Tuhan telah dilayakkan menjadi bagian yang terindah di dalam kekekalan. Kamu...! Apa yang sudah kamu lakukan dengan karya Tuhan yang besar di dalam hidupmu? Kamu..! Apa yang sudah kamu kerjakan untuk mensyukuri keselamatan yang sudah kamu dapatkan melalui pengorbanan Kristus di kayu salib? Kamu.., ya kamu, bukan yang lain...

2. "..bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri.
@. Bangsa yang terpilih..., artinya seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan, itu adalah pilihan Tuhan bukan kemampuan seseorang untuk dapat terpilih. Pilihan Tuhan inilah yang kadang sangat sulit diterima oleh orang duniawi walaupun mereka sadar itu adalah kebutuhan mereka.
@. Imamat yang rajani..., artinya setiap orang yang terpilih itu diberikan hak untuk menghadap Allah. (Sebab hanya imam yang dapat melayani pekerjaan Allah).
Kata 'rajani' mempunyai pengertian bahwa orang yang percaya kepada Kristus Tuhan adalah anak-anak Raja yang mewarisi kerajaan-Nya (Wahyu 3:21) dan hanya orang percaya yang dilayakkan melayani Raja diatas segala raja..
@. Bangsa yang kudus..., artinya dibedakan (dikhususkan) dari yang lain. Kekhususan orang percaya adalah "kekudusan".
@. Umat kepunyaan Allah sendiri... Artinya orang percaya menjadi penting karena yang mempunyai dia adalah Allah sendiri. Haleluyah..!

3.  Supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia,... Yesaya 43:21 menyatakan tentang kemasyuran umat yang dibentuk oleh Tuhan. Perbuatan Tuhan yang besar itulah yang harus dimasyurkan oleh Gereja-Nya.

4. Yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Haleyah.., inilah puncak dari seluruh rencana Tuhan yang direalisasikan kepada Gereja-Nya, dengan cara dipisahkan dari kegelapan masuk kepada terang yang bukan fana (sementara), tetapi terang didalam keabadian. Caranya, terang itu datang dan memperlihatkan diri, terang itu berbeda dengan terang yang lain, dan terang itu berkuasa menghalau kegelapan. Terang itu namanya Yesus Kristus Juru selamat manusia. (Matius 4:16).-

5. Kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.
Pernyataan Firman ini, kemudian diterjemahkan oleh Rasul Paulus melalui pewahyuan Roh Kudus, untuk menerangkan maksud hati Tuhan kepada; Kamu...!
Efesus 2:1-5
-  Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
-  Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
-  Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
-  Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
-  telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita  —  oleh kasih karunia kamu diselamatkan -

Kamu..! Ya, kamulah imamat yang rajani.., kamulah yang dikhususkan Tuhan untuk menjadi imam yang layak masuk kehadirat kekudusan-Nya.-

~•¤☆¤•~

Jumat, 10 Februari 2017

PERSEMBAHAN YANG HARUM

PERSEMBAHAN YANG HARUM

Matius 26:6-13 (TB)
6 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.
8 Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?
9 Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin."
10 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.
13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

Ada dua orang yang menjadi topik kita perenungan kita yaitu Simon si kusta dan seorang wanita yang dikenal sebagai seorang pelacur.

Simon adalah orang yang telah mengalami kesembuhan oleh Tuhan sehingga dia dapat tinggal ditengah-tengah masyarakat kembali. (karena dalam kehidupan Yahudi orang kusta tidak tinggal secara bersama-sama secara sosial sampai mereka benar-benar sembuh). Dan bacaan diatas menunjukan bahwa Simon setelah menglami mujizat kesembuhan, dia menjadi orang yang cukup berada.
Oleh karena itulah Simon berani mengundang Tuhan Yesus bersama-sama dengan para murid-Nya.

Lalu muncul seorang wanita dengan dandanan yang sangat menyolok ala perempuan penghibur menerobos ke dalam rumah Simon yang sedang berbicara dengan Tuhan Yesus beserta para murid, dan bersimpuh tepat di kaki Tuhan, sembari tanpa banyak bicara menumpahkan (memecahkan botol) minyak narwastu, wewangian yang menjadi andalan hidupnya untuk memikat para hidung belang.
Biasanya minyak narwastu yang sangat mahal itu menunjukan kelas layanan seorang wanita pelacur. Mereka menggantung botol pualam berisi minyak narwastu sebagai hiasan leher (kalung) dan menggunakan sangat sedikit saja untuk memberikan orama pemikat bagi laki-laki hidung belang, mengingat harganya sangat mahal.

Apa yang dapat kita petik dari perilaku Simon dan Wanita ini?
Simon, walau telah disembuhkan Tuhan dari penyakit kustanya, tetapi penyakit kusta sesungguhnya belum hilang dari hati Simon sehingga predikat si kusta masih melekat dalam dirinya. Simon merasa cukup dengan kesembuhannya dan jamuan kasih adalah cara dia menjaga hubungan dengan Tuhan Yesus.
Kadang kitapun memperlakukan Tuhan seperti Simon. Asal orang melihat aktifitas kita sebagai orang kristen, dirasa itu sudah cukup.

Berbeda dengan wanita pelacur ini. Dia tidak menutupi dirinya sebagai pelacur. Dia datang kepada Tuhan dengan keadaan dirinya apa adanya. Namun dikaki Tuhan, dia telah memecahkan minyak narwastu yang mahal harganya yang menjadi andalan hidupnya. Dikaki Tuhan dia mau katakan, aku mau memberikan yang terbaik dari apa yang kupegang sebagai kebangganku dan menyerahkan ke dalam tangan Tuhan.
Tuhan melihat hati wanita ini yang mau memulihkan hidupnya kembali dengan melepaskan apa yang menjadi kebanggannya.

Saat ini, kalau ada yang kita miliki dan itu menjadi penghalang atau hambatan kita untuk bertumbuh dalam mengikuti Tuhan, lepaskan sekarang juga.
Biarlah kita menikmati hidup yang dipulihkan total di dalam Tuhan dengan melepaskan kebanggan-kebanggan lahariah kita supaya tidak ada keterikatan predikat masa lalu seperti si Simon mantan kusta yang tetap disebutkan.

Mari memberikan hidup kita seutuhnya kepada Tuhan, supaya dimanapun kita berada, apapun yang kita lakukan semuanya itu mendatangkan keharuman untuk nama Tuhan dipuji.
Roma 12:1; Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

TYb.-