Ringkasan Khotbah 1 Jan 2017, Ps. Willem R. Latuny
Shallom,
Memasuki tahun 2017 ini, saya mengajak jemaat Tuhan di Bethany Shekinah Glory (BSG) Sorong untuk hidup lebih sungguh-sungguh dengan Tuhan.
Aplikasi kesungguhan ini akan kita jalani bersama dalam thema pelayanan tahun ini; "DEEPER WITH JESUS" (Lebih dalam bersama Yesus).
Marilah kita sama-sama memahami realita yang tidak terbantahkan tentang perjalanan rohani kita. Faktanya, kita akan nenemui dua tipe manusia yang hidup di penghujung akhir zaman, yaitu manusia yang hidup di dalam Tuhan dan manusia yang hidup di luar Tuhan.
1. Kelompok manusia yang hidup dalam Tuhan, adalah orang-orang yang tetap hidup dalam persekutuan kudus, dengan melihat gesekan (besi menajamkan besi..., Ams 27:17) adalah proses pendawasaan dan ketaatan kepada Tuhan.
2. Kelompok yang hidup di luar Tuhan, adalah orang-orang yang ;
a). Tidak menerima pembentukan Tuhan dan memilih keluar dari persekutuan sebagai jalan keluar (dengan harapan di tempat yang baru, mereka akan menemukan air tenang).
b). Menolak pertobatan sebagai pembaharuan hidup (Mark 1:5, Kis 19:5), dan merasa sudah cukup dengan keadaannya.
c). Tidak mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan.
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, berbagai upaya manusia dengan kemampuan sendiri untuk datang kepada Tuhan, gagal total.
Manusia mencoba membangun hubungan dengan Tuhan melalui;
@ Adat. Manusia berpikir, dengan memiliki norma hidup yang baik, hubungan dengan Allah bisa terjalin. Hal ini malah membuat nanusia terjebak dalam animisme dan dinamisme.
@ Kebaikan. Kemudian manusia berpikir, dengan banyak berbuat kebaikan, kepuasan perasaan ini juga akan dirasakan Tuhan. Akhirnya manusia terjebak dalam pandangan kebaikan menurut pikirannya sendiri, yang justru menjadi bertentangan dengan kebaikan versi orang/kelompok lain.
@ Ilmu. Akhirnya manusia merasa bahwa ilmu pengetahuan akan membawa orang menjadi beradap dan dapat membimbing orang kepada Tuhan dengan banyak mengetahui dan mendalami kosmos.
@ Agama. Puncak keputusasaan manusia dalam mencari Tuhan akhirnya jatuh pada pilihan terakhir, yaitu Agama. Dalam pemahaman yang supranatural, keyakinan ini diramu sebagai jalan untuk ketemu dengan Tuhan. Pada awalnya ini adalah solusi keyakinan yang mumpuni. Namun apa yang terjadi kemudian, kekerasaan, pemaksaan, serta teror atas nama agama sebagai militansi pengamalan ajaran agama, telah membawa manusia kepada berbagai tragedi krisis horisontal.
@ Agama, Ilmu, Kebaikan, dan Adat, ramuan kesatuan ini mengakhiri pencarian manusia kepada Tuhan dengan cara, HARUS ADA YANG MENJADI TUHAN. Inilah masa antikris berkuasa sesuai dengan nabuatan Alkitab (Wahyu 16:12-14)
Tetapi syukur kepada Allah di dalam nama Tuhan Yesus, yang oleh kasih karunia telah memilih kita sebelum dunia dijadikan supaya menjadi umat yang layak kepadaNya. OlehNya kita semua telah memperoleh pengenalan akan Kristus, yang bagi orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, adalah kehinaan, tetapi bagi kita adalah kekayaan, memperkenalkan kepada kita bahwa hanya dua (2) tipe manusia yang hidup di penghujung akhir zaman ini, yaitu;
- Manusia Kristus
- Manusia antiKristus
Pahamilah pernyataan ini dalam realita iman, Adam adalah Allah yang kelihatan di bumi, dan Eden adalah surga yang hadir bagi Adam. Oleh karena itu dalam konteks Perjanjian Baru, Kristus adalah Adam yang kedua, yang lahir dari Roh dan menjadikan kita adalah manusia roh. Eden bagi kita bukanlah sebuah tempat lagi tetapi merujuk kepada komunitas (tematNya) dimana di dalamnya Allah berkerajaan. Kerajaan ini adalah Persekutuan Orang Percaya yang didiami oleh MANUSIA KRISTUS.
Dalam konteks inilah, memasuki Tahun 2017, Bethany Shekinah Glory Sorong, harus menjadi komunitas yang dihuni oleh Manusia Kristus.
Konsekwensi menjadi Manusia Kristus, kita harus lebih sungguh-sungguh berjalan dengan Kristus. Kita harus lebih dalam bersama Krustus.
Lukas 5:4; Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Saudara mau melihat karya Tuhan lebih besar, lebih banyak, bahkan lebih ajaib? "bertolaklah ke tempat yang dalam", lebih dalamlah bergaul dengan Tuhan, lebih dalam lagi mendengar suaraNya, andalkan DIA dalam hidupmu; ANDA PASTI MENJADI ORANG BERHASIL
Kami telah membagikan bacaan Alkitab selama setahun. Bacalah secara rutin, dan temukan lebih dalam, lebih banyak kekayaan surgawi.
Selamat memasuki Tahun 2017, Imanuel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar